Zero Volume

life silent talks

  • Introduction of Novelia
  • Facebook
  • Twitter
  • Formspring
  • Linked In
    • Edit
    • Delete
    • Tags
    • Autopost

    Perpustakaan UI (2)

    Di post sebelumnya saya sudah membahas tentang pemikiran positif saya tentang pembangunan Perpustakaan UI ini. Nah kali ini saya akan menyinggung soal-soal negatif yang hanya akan kita temui setelah mengunjungi gedung tersebut. Mungkin hanya akan jadi semacam evaluasi yang semoga dapat diperbaiki di kemudian hari. Amin.

    Hari itu saya, bersama segelintir #kom09, memutuskan untuk melewatkan satu kelas (sebut saja cabut) untuk berkunjung ke sini. Di pintu masuk ada pemeriksaan KTM secara ketat. Kamipun kelabakan, ribet kan ngambil KTM yang ada di tas. Apalagi saat itu Heiwa tidak membawa dompet karena ketinggalan. Lalu terjadi sedikit obrolan.

    Heiwa : Jadi kalo mahasiswa selain UI ga boleh masuk ya pak?

    Satpam: Boleh, tapi untuk saat ini civitas umum belum boleh masuk.

    Heiwa : Jadi bolehnya kapan pak?

    Satpam : Untuk saat ini civitas umum belum boleh masuk.

    Kami : *^&^$#?

     

    Kami akhirnya masuk dengan santainya. Saya terkagum-kagum melihat rancangan dan keluasannya. Saya pikir ini benar-benar arsitektur yang luar biasa. Saya cuma bisa berdoa semoga mahasiswa UI butuh cukup panjang waktu untuk merusak kekerenan gedung itu. Yah namanya juga orang Indonesia, kurang bisa jaga kalau ada fasilitas bagus sedikit. Ini beberapa capture di sana

    (download)
    Click here to download:
    perpustakaan-ui-2-DIjFIgvradvkjyycsJlp.zip (194 KB)
    (download)
    Click here to download:
    perpustakaan-ui-2-zjeazsrmjBHACFxJJhez.zip (194 KB)
    Lumayan modern bukan? Saya dan teman-teman yang lain berkali-kali bilang 'wah keren' di sana, maklumlah baru kali ini UI punya bangunan dengan model semodern itu. Siapa yang tidak suka? Hehe.

    Sampai menjelang sore akhirnya saya menemukan celah dari ketidaksempurnaan gedung baru ini

    1. Minim tempat sampah; Gedung ini terbagi atas sangat banyak sekali ruangan, tapi tempat sampahnya hanya ada di sudut sudut ruangan tertentu saja. Saya tidak sengaja menyadari ini saat ingin membuang plastik jajanan. Terlebih lagi tempat sampah yang hanya ada di beberapa sudut ruang tertentu tersebut memiliki ukuran yang cukup minim untuk menampung sampah-sampah seluruh mahasiswa yang berada di dalam. Sisa tempat sampahnya ada di luar. Dan coba deh pikir, misalnya kita keluar untuk membuang sampah, terus masuknya perlu nunjukin KTM lagi ke satpam. Haelah, rempong -,-. Dan coba lihat ini:
      Sampah
      Inilah yang terjadi di tempat sampah luar. Ya saya rasa saya tidak perlu menjelaskan, cukup lihat sendiri kawan-kawan :)
    2. Minim colokan; Inilah yang sangat disesalkan teman-teman saya yang saat itu ingin membuka laptop. Colokan bisa diibaratkan sebagai penyambung hidup mahasiswa berlaptop. Apabila batere habis, tanpa colokan, tamatlah riwayat kita. Tapi unfortunately, di perpustakaan kita yang baru ini sangat jarang sekali bisa ditemukan colokan. Mungkin ada tapi di ruang-ruang tertentu seperti ruang diskusi. Mungkin ruang-ruang biasa yang bersofa itu memang ditujukan untuk para pembaca saja. Solusi? Mungkin lain kali kita harus bawa roll kabel yang banyak kalau mau internetan pakai laptop ya hehe.
    3. Rawan pemasangan spanduk; Di bagian belakang yang menghadap danau UI terdapat satu taman kecil berbentuk bulat tempat duduk-duduk. Kalau anak FISIP, ya bentukya seperti semacam Teko lah. Nah di situ ada beberapa pohon yang lumayan rindang. Dari dalam gedung saya mendapati ada segerombol mahasiswa, entah dari fakultas mana, tengah memasang spanduk, yang entah untuk acara apa, degan mengikatkannya di pohon-pohon tersebut. Saya dan teman-teman langsung menggerutu melihatnya. "Ih apaan sih? Anak mana sih? Awas aja kalo pohonnya rusak! Apa-apaan deh ngerusak pemandangan! Sumpah kampungan abis tuh orang-orang." Saya cuma berdoa semoga mahasiswa semakin 'mikir' kalau melakukan publikasi, sepenting apapun acaranya! Jangan sampai merusak fasilitas umum! Apalagi sampai ga ramah lingkungan! Pohon juga makhluk hidup woy!

    Kira-kira begitu kenyataan yang ada dibalik kemegahan Perpustakaan UI yang baru ini. Semoga yang bisa diperbaiki yan monggo diperbaiki. Yang belum bisa ya ayo kita sama-sama pikirin solusinya, jangan cuma ngedumel aja bro. Masa mahasiswa cuma bisa protes sih, jagalah kebersihan dan kenyamanan fasilitas bersama dong ;D

     

    • 27 May 2011
    • Views
    • Permalink
    • Tweet
    • 0 responses
    • Like
    • Comment
  • Novelia Suhartono's Space

    S1 Advertising UI 09
    @novelianoel

  • About Novelia Suhartono

    S1 Advertising UI 09
    @novelianoel

  • Subscribe via RSS

    Archive

    2011 (21)
    July (4)
    June (1)
    May (6)
    April (4)
    March (1)
    February (2)
    January (3)
    2010 (9)
    December (1)
    November (1)
    October (2)
    August (3)
    May (2)
    2009 (2)
    July (2)
  • Follow Me

Theme created for Posterous by Obox